Dokumentasi Medisa
Mulai di sini — apa itu Medisa, masalah apa yang diselesaikannya, dan cara memakai dokumentasi ini.
Masalah yang Anda kenali
Konsultasi berlangsung lima belas menit. Dokumentasinya sering memakan waktu yang hampir sama.
Sebagian dokter mengetik sambil pasien berbicara — dan kehilangan kontak mata di saat yang justru paling menentukan. Sebagian lagi menundanya sampai selesai praktik, lalu menulis dari ingatan tentang belasan pasien yang mulai bercampur. Keduanya berujung sama: rekam medis yang lebih tipis dari kenyataannya, dan waktu yang habis untuk pekerjaan administratif, bukan untuk pasien.
Apa itu Medisa
Medisa mendengarkan konsultasi Anda, lalu menyusun catatan SOAP darinya.
Anda menekan rekam saat konsultasi dimulai dan menghentikannya saat selesai. Beberapa saat kemudian draf catatan sudah siap — lengkap dengan transkrip percakapan dan usulan kode ICD-10. Tugas Anda tinggal membacanya, memperbaiki yang perlu, lalu mengesahkannya.
Yang tidak dilakukan Medisa
Medisa tidak menegakkan diagnosis, tidak merekomendasikan terapi, dan tidak menggantikan penilaian klinis. Ia mendokumentasikan apa yang terjadi di ruang praktik. Setiap catatan tetap harus Anda periksa dan sahkan — dan memang begitulah alurnya dirancang.
Yang berubah
| Sebelumnya | Dengan Medisa |
|---|---|
| Mengetik sambil pasien berbicara | Merekam, lalu menaruh perhatian penuh pada pasien |
| Menulis catatan dari ingatan setelah praktik | Draf sudah menunggu, tinggal ditinjau |
| Isi catatan bergantung stamina di akhir hari | Konsisten karena bersumber dari percakapan aslinya |
| Sulit menelusuri dasar sebuah pernyataan | Setiap poin bisa dilacak ke transkrip dan audionya |
| Mengetik ulang ke sistem rumah sakit | Menyalin dari panel samping, atau lewat integrasi API |
| Pelaporan SATU SEHAT dikerjakan manual | Dikirim dari rekam medis yang sudah Anda sahkan |
Bagi klinik, ada lapisan tambahan: satu langganan untuk seluruh tim, penagihan terpusat, dan pengaturan siapa boleh melihat apa. Bagi institusi yang ingin menyambungkan sistemnya sendiri, seluruh alur ini juga tersedia sebagai API.
Kenapa dokumentasi ini ada
Untuk membuat Anda mahir memakainya — bukan sekadar tahu tombolnya ada di mana.
Setiap halaman panduan menjelaskan apa yang terjadi di balik layar dan keputusan apa yang ada di tangan Anda, bukan hanya urutan klik. Itu penting karena ini perangkat klinis: memahami kapan harus meninjau ulang catatan sama pentingnya dengan mengetahui cara menghasilkannya.
Isi dokumentasi ini
Dibagi menjadi dua bagian, dan boleh dibaca lompat-lompat sesuai kebutuhan.
| Bagian | Isinya |
|---|---|
| Pendahuluan | Apa itu Medisa, paket dan harganya, FAQ, dan daftar istilah |
| Panduan Pengguna | Alur kerja harian di aplikasi, langkah demi langkah, lengkap dengan penanganan masalah |
Dokumentasi API untuk integrasi sistem tidak dipublikasikan di sini — lihat Apa itu Medisa.
Konvensi yang dipakai
- Bahasa. Tersedia dalam Bahasa Indonesia, English, 中文, dan Bahasa Melayu. Pemilih bahasa ada di bagian bawah menu samping, dan halaman yang sedang dibuka tetap sama saat Anda berganti bahasa.
- Versi. Dokumentasi diberi versi. Pemilihnya ada di atas menu samping; secara bawaan Anda membaca versi terbaru.
- Peran. Halaman yang menuntut peran tertentu menandainya di bagian atas, misalnya Admin Klinik.
- Paket. Fitur yang hanya tersedia pada paket tertentu juga ditandai, misalnya Klinik.
Mulai dari mana
Belum kenal Medisa. Baca Apa itu Medisa — cara kerjanya, paket dan harganya, serta batasannya. Lalu FAQ untuk pertanyaan yang paling sering muncul.
Sudah punya akun dan ingin langsung mencoba. Buka Cara Mengakses Medisa, lalu Membuat EMR Baru. Dua halaman itu cukup untuk konsultasi pertama Anda.
Mengelola klinik. Mulai dari Fitur Organisasi untuk memahami peran dan hak aksesnya, lalu Membuat Organisasi.